Ahok Jelaskan Alasan Genangan di Jakarta Usai Hujan

Banjir Mega Kuningan

Berita188, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga memberikan pejelasan genangan yang akan terjad pada beberapa wilayah yang terjadi di Jakarta setelah mengenai hujan deras. hal ini yang akan kita lakukan kesalah teknis.

“Kita yang sudah mengalami keterlambatan kemarin, makanya saya ganti kadis Tata Air. Karena yang sudah terjadi sebelumnya sudah hampir semua sungai penghubung enggak dibersihkan,” kata Ahok pada Balai Kota, Jakarta, Senin (4/1/2016).

Sejak terjadinya Penanganan Prasarana dan Saran Umum (PPSU) yang terdapat pada beberapa salran air memang sudah tidak dapat diperbaiki. Namun, jumlah mereka yang tidak dapat di bandingi dengan titik genangan yang harus ditangani. Di sisi lain, pompa yan gjuga masih ditemukan adanya kerusakan.

“Kita yang harus bersyukur juga hujan, terus berhenti pada beberapa hari, hujan (lagi). Nah itu juga bagus, kita juga dapat mencari taliair yang memudahkan hingga tidak tersumbat termasuk kabel-kabel,” Tutur Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur yang tidak memberikan informasi banjir yang terjadi pada beberapa titik di kawasan elite seperti Mega Kuningan Jakarta Selatan yang terjadi akibat para kontraktor yang sudah menutup saluran air.

“Jakarta yang saat ini sudah bagaimana semua saluran harus terhubung. Maka kita juga harus terus melakukan penggalian  di beberapa daerah yang harus diakui masih ada genangan tapi jauh lebih berkurang genangan sekaran dibandingkan dengan dulu. Dan jauh lebih cepat surut,” Jelas Ahok.

Ahok juga menambahkan agar seluruh petugas agar benar-benar menjaga underpass agar tidak sampai terggelam.

“Kita juga akan menjaga agar tidak sampai underpass pada semua berantakan. Ini juga akan kita jaga. Jadi semua pompa harus ditungguin, PPSU hujan akan ditungguin, kita tidak akan mempejari mana yang ada kabel. Walaupun ini memang terlihat konyol aja, kamu juga ada kabel dimasukin sampah dengan volume yang akan bertambah,” tutup Ahok.

You must be logged in to post a comment Login