Polda Akan Tangkap Tersangka Kasus Mirna

Kasus Mirna

Berita188, Polda Metro Jaya yang dikabarkan akan mengekspose atau akan memberikan pejelasan terhadap kasus yang telah menewaskan Wayan Mirna Salihin (27 tahun) yang telah meminum kopi. Hasil uji Coba Laboratorium polisi, terhadap kandungan sianida yang terdapat dalam kopi ‘maut’ itu.

“Selasa kita telah mengekspos ke dalam kejaksaan. Kemarin dalam penyelidikan yang sudah melangkah maju untuk dapat memantangkan bagaimana pendapat dari para ahli,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal di dalam Kantor Aji Jakarta, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (24/1/2016).

Menurutnya dalam penyelidikan sampai saat ini belasan saksi yang sudah terkait dalam kasus ini. Tak ada lain Hanny dan Jesicca Wongso, juga rekan dekan Mirna yang berada dalam lokasi saat minum kopi beracun.

“Pembantu Jesicca yang sudah ikut di selidiki,> Keluarga korban juga sudah bersaksi bahwa akan kita periksa serta karyawan kedai kopi,” Iqbal menerangkan.

“Lalu bagaimana dengan hasil yang nantinya akan mudah-mudahan setelah ekspose, penyidikakan dapat menetapkan tersangka,” ucap Iqbal.

Meski demikian akan kami lanjutkan penyidik masih akan menunggu rekomendasi dari pihak Laboratorium dan Forensik (Labfor) dan akan juga sejumlah ahli akan menetapkan tersangka itu dilakukan. Mengingat pihaknya sudah dapat merampungkan semua dalam hal penanganan kasus ini.

“Sudah tuntas yang akan kami tinggal menunggu rekomendasi yang akan secara resmi, karena itu akan di lakukan dalam penyidik dan akan melangkah maju,,” ucap Iqbal.

“Teman-teman saya juga percaya bahwa kopi itu mengandung sianida yang diperlukan proyustisia. Tentu hal ini merekomendasi resmi bahwa kedua ahli psikologi juga akan merekomendasi resmi. Dalam penyelidikan siapa tersangkanya juga akan terang benderang,” lanjutnya.

Dia yang telah meminta semua pihak harus bersabar dan menunggu kepastian dari kerja polisi yang sedang menyelidiki kasus ini. “Tunggu saja kabar selanjutnya dari kami ketika kami sudah dapat memastikan tersangka dan motif yang digunakannya,” tukas Iqbal.

You must be logged in to post a comment Login